Sepahat 13 Mei 2026 – Pemerintah Desa Desa Sepahat ikut mensukseskan kegiatan Training Enhancing Community Based Mangrove Forest Management yang dilaksanakan di GOR Desa Sepahat.Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Bandar Laksamana dan dihadiri oleh perangkat desa, masyarakat, kelompok pengelola mangrove, serta para peserta pelatihan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan hutan mangrove berbasis masyarakat guna menjaga kelestarian lingkungan pesisir serta mendukung keberlanjutan ekosistem mangrove.

Dalam sambutannya, Camat Bandar Laksamana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini. Beliau berharap masyarakat dapat memahami pentingnya menjaga dan mengelola hutan mangrove secara berkelanjutan karena memiliki manfaat besar bagi lingkungan maupun perekonomian masyarakat pesisir.

“Keberadaan hutan mangrove sangat penting sebagai pelindung abrasi pantai, habitat biota laut, serta mendukung kesejahteraan masyarakat. Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat semakin peduli dan aktif dalam menjaga kelestarian mangrove,” ujar Camat Bandar Laksamana saat membuka kegiatan.

Pelatihan ini diisi dengan berbagai materi mengenai pengelolaan hutan mangrove, pelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta diskusi interaktif bersama narasumber yang berkompeten di bidang pengelolaan lingkungan dan ekosistem pesisir.

Pemerintah Desa Sepahat menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap hasil dari pelatihan ini dapat diterapkan langsung oleh masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan kawasan mangrove di Desa Sepahat sebagai aset lingkungan yang bernilai penting untuk masa depan.