Home / Profil

Profil

Sejarah DesaPimpinan DesaPeta DesaWilayahSarana Umum

IMG_7788

Asal usul \Desa

  • legenda / cerita rakyat
  • legenda ini dapat diangkat dari cerita para tokoh / tetua desa

Legenda Desa Sepahat
Dengan rahmat Tuhan yang maha Esa . yang menganugrahkan kepada kami selaku penduduk Desa Sepahat Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis

Menurut Geografis Desa Sepahat terletak di tepi pantai berhadpan di Selat Melaka , pada tahun 1902 silam selat melaka sebagai bendar pusat perdagangan di asia , pada mulanya Desa Sepahat sebagai persingahan para Pedagang untuk beristirahat sementara yang membawa rempah – rempah ke Malaka sebagai hubunagn exporlasi, dilihat dari keberadaanya Desa Sepahat salah satu tempat yang menarik maka tumbuh lah minat untuk mendiami Desa Sepahat tersebut oleh keluarga Koho ( Kahar ) belau berasal dari Puak yang dahulunya Kabupaten Bengkalis Kecamatan Dumai.
Pada tahun 1903 Keluarga mereka pindah ke Desa Sepahat membuat kelompok keluarga untuk memenuhi wilayah Desa Sepahat,Tempat yang pertama skeali mereka membuat perumahan disekitar kuala sungai Desa Sepahat yang sekarang terletak di RT 04 RW 02 Dusun Sejati Desa Sepahat.
Sebagai melanjutkan aktifitas mereka melakukan :

1. Mereka menjaring , mengunakan jaring hitam sebagian besar hasil tangkapan mereka adalah ikan terubuk, pada tahun 1904 hasil tangkapan ikan terubuk mereka lansung dibawa ke bandar melaka

2. Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari Mereka bercocok tanam seperti menanam Singkong ( Ubi ) , Padi, Kelapa dan menanam Karet dan hasilnya di gunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari hari

3. Setelah proses berlansung mendiami Desa Sepahat tersebut Maka Pada Tahun 1928 ditunjuklah Koho ( Kahar ) Sebagai ketua Kampong yang ditunjuk secara musyawarah orang tua tua Desa Sepahat

Pada waktu itu beliau mampu menulis dan membaca dan belau pernah mendapat merasakan Pendidikan Pada Zaman Belanda kira kira kelas 3 di Sekolah HINS Sumatra Barat. Belau Mampu menguasai 2 Bahasa yaitu bahasa ingris dan bahasa belanda , pada waktu itu juga Desa Sepahat di bawah Pemerintahan Kecamatan Bukit Batu dengan istilah Canter sebagai Pusat Pemerintahan Kecamatan

Untuk melanjutkan Kehidupan mereka sebagai Nelayan , para keluarga koho ( Kahar ) berjalan jalan di pantai yang berpasir terlihat ada bentuk lubang lubang kecil berbentuk lubang anak kunci dan lubang pahat, maka diambillah lidi nipah kira-kira 30 Cm yang telah diarut, diberikan kapur sirih pada ujung lidinya lalu dimasukkan kedalam lubang tersebut keluarlah sejenis hewan pantai yang di sebut Sepahat maka mereka menamakan kampung yang mereka duduki pada saat itu di sebut Kampung SEPAHAT Hingga sekarang ini.

Tak lama kemudian Koho ( Kaha ) dilantik sebagai pejabat Conter atau Penghulu menjalan kepemerintahan Sepahat pada Priode 1928 – 1934 dan berkelanjutan oleh Penghulu Zainal dari Puak Pada Priode 1935-1954 dan dilanjutkan oleh Penghulu H. Syahbudin Pada Priode 1955-1975
Dan dilanjutkan oleh Penghulu H. Ibrahim yang berasal dari Desa Pangkalan Batang pada priode 1976-1992 dan dilanjutkan oleh H.Anuar yang berasal dari Sepahat pada priode 1993-2002 dan dilanjukan oleh Syurbaini pada Priode 2002-2008 dan sekarang mulai dari tahun 2009 sampai sekarang di lanjutkan oleh Hasan Asyari dan Pemerintahan Desa Sepahat saat ini mulai berperstasi mendapat anugrah Desa terbaik melaui Lomba Desa se Kabupaten Bengkalis 3 kali Secara Beruntun mendapat peringkat pertama dan mendapat nomor 3 Terbaik se Propinsi Riau 2 kali secara beruntun

Dilihat secara monografi Desa Sepahat adalah Desa ASRI ( Aman Serasi Indah ) karna Desa Sepahat berada di jalan Lintas Dumai-Sungai Pakning juga sebagai tempat rekrasi para wisatawan lokal pada akhir pekan dengan pantainya yang indah.

Gagasan Kepala Desa Sepahat Sekarang ini ( Hasan Asyari ) adalah :
Desa Sepahat adalah Desa terpandang , terbilang,cemerlang dan diharapkan kepada elemen Pemerintahan Desa yang ada serta Penduduk Desa Sepahat agar dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Alam ( SDA ) dan Sumber Daya Manusia ( SDM ) karna Desa Sepahat mempunyai Potensi yang besar ,mempunyai tapak perkebunan masyarakat / K2i kawasan yang luas ,petani nya banyak , nelayannya banyak dan tempatnya yang luas.

Desa tempo dulu (optional)

  • masa pra sejarah
  • masa kerajaan
  • masa kolonial
  • masa awal kemerdekaan

Pendirian Desa

  • SK Mendagri No … Tahun …
  • atau Perda Kab. … No. … tahun ….
NoFotoMasa BaktiNamaCapaian / Prestasi
1Scan21928-1938KAHAR
2Scan100101935-1954ZAINAL
3Scanz - Copy1955-1975H.SYABUDIN
4Scan3 - Copy1972-1992H.IBRAHIM YAHYA
5Scan6 - Copy1993-2003H.ANWAR
6Scanv - Copy2003-2008SYURBAINI
7Picture12009-2015HASAN ASYARI

Sepahat

Catatan : Peta Desa ini dapat ditampilkan dari aplikasi pemetaan atau gambar hasil pemetaan yang sudah ada.

Luas wilayah : 25.500 Ha.
Luas Tanah kas Desa : 1.242 Ha.

Batas Desa :

  • Timur : Desa Tenggayun
  • Selatan : Kecamatan Mandau
  • Barat : Desa Tanjung Leban
  • Utara : Selat Malaka

Wilayah Dusun

  • Dusun 1
  • Dusun 2
  • Dusun 3
  • Dusun 4

Geografis

  • Ketinggian tanah : …. mdpl (meter diatas permukaan laut)
  • Suhu udara : ….. °C (rata-rata)

Orbitasi :

  • 45 Km dari Pusat Kecamatan
  • 52 Km dari Ibukota Kabupaten
  • …… Km dari Ibukota Provinsi
  • …… Km dari Ibukota Negara
JenisNamaJumlahJarak dari desa
Balai Pertemuan1. Balai Desa
2. Balai Dusun
3. Balai RW
1 unit
4 unit
9 unit
-
-
-
Pendidikan1. PAUD
2. TK
3. SD
4. SMP
5. SMA / SMK
6. Perguruan Tinggi
7. Pendidikan Non Formal
6 pos
2 unit
4 unit
1 unit
0
0
5 unit (kursus)
-
-
-
-
5 km
25 km
-
Kesehatan1. Rumah Sakit
2. Puskesmas
3. Puskemas Pembantu
4. Pos Kesehatan Desa
5. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)
6. Pos KB
7. Praktek Dokter
8. Prakter Bidan
0
0
1 unit
1 unit
9 unit
4 unit
1 unit
1 unit
5 km
3 km
-
-
-
-
-
-
Keagamaan1. Masjid Jam'i
2. Masjid / Mushola
3. Gereja
4. Vihara
5. Klenteng
4 unit
30 unit
3 unit
0 unit
0 unit
-
-
-
-
-
Ekonomi1. Pasar Kabupaten
2. Pasar Kecamatan
3. Pasar Desa
3. Bank
4. ATM
5. Kios Desa
0 unit
0 unit
1 unit
0 unit
0 unit
5 kios
25 km
5 km
-
5 km
5 km
-
Air Bersih1. PDAM Kabupaten
2. Pamsimas – Desa
3. Pemandian Umum
100 KK
300 KK
10 unit
Informasi & Komunikasi1. Papan Pengumuman
2. Buletin Desa
3. Radio Komunitas
4. TV Streaming Desa
5. Website Desa
6. Free WiFi (hotspot)
9 pos (@ 1 per RW)
1 terbitan / bulan
2 radio
1 TV Desa
1 website Desa
2 area
Olah raga1. Lapangan Sepak Bola
2. Lapangan Bola Voli
3. Lapangan Basket
4. Lapangan Bulu Tangkis
5. Jogging Track
6. Tenis meja
7. Kolam Renang
3 unit
20 unit
5 unit
25 unit
2 unit
15 unit
1 unit